Mon04212014

Last update12:27:11 AM GMT

Back Politik Parpol Sulistianto MSi Cawabup Langkat Ditolak Kader PAC PDIP

Sulistianto MSi Cawabup Langkat Ditolak Kader PAC PDIP

  • PDF

LANGKAT - Pasca penetapan Ngogesa Sitepu & Sulistianto sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2014-2019 oleh DPP PDIP melalui SK 3993/IN/DPP/VII/2013 Tertanggal 9 Juli 2013, spontanitas kader-kader PDIP di Langkat menyesalkan keputusan yang dilakukan oleh DPP PDI yang dianggap telah mencederai hati segenap kader dan keluarga besar PDIP di Langkat dengan tidak menempatkan kadernya sebagai Calon Bupati ataupun Calon Wakil Bupati Langkat.

Demikian ungkap Sukirno Dhona selaku Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Stabat kepada wartawan, Selasa (23/7) di Stabat.

"Saya sangat kecewa dengan arogansi yang dipertontonkan oleh H Ngogesa Sitepu SH. Padahal, H Ngogesa Sitepu SH telah melakukan MOU (kesepakatan) dengan seluruh PAC PDIP Se Kabupaten Langkat bersama DPC PDIP Langkat, yang seyogianya akan menempatkan kader PDIP sebagai wakil Bupati di periode mendatang . Namun pada kenyataannya, H Ngogesa Sitepu SH lebih senang dengan kesenangan  dirinya sendiri, dengan menempatkan Sulistianto (seorang PNS) sebagai calon wakil Bupati yang diduga kuat terindikasi melakukan korupsi DAK 2009 saat beliau menjabat Kadis P&P Langkat," kata Sukirno.

Maka dengan kenyataan yang telah terjadi saat ini, Saya beserta segenap pengurus PAC PDIP Stabat bersama 12 Ranting PDIP di Kecamatan Stabat, secara tegas menarik dukungan penuh yang telah diberikan kepada Ngogesa Sitepu dan menolak keberadaannya sebagai calon yang diusung oleh PDIP. Ketus Sukirno Dhona.

Kemudian, keberadaan para petinggi PDIP di Langkat khususnya dan secara nasional pada umumnya, yang bukan berasal dari marheinisme, mengakibatkan terhadap lemahnya pemahaman idiologis kader yang dicita-citakan oleh PDIP. Dan hal ini berakibat hanya demi menyelamatkan kepentingan pribadi tanpa mengindahkan marwah dan kebesaran PDIP ke depan, tandas Sukirno Dhona dengan nada geram tersebut.

Masih kata, Sukirno Dhona, PAC PDIP Stabat beserta 12 ranting yang ada di Stabat, langsung akan memasang baleho raksasa di alun-alun Amir Hamzah dan seluruh penjuru Stabat, dengan penolakan kami secara tegas terhadap pasangan H Ngogesa Sitepu SH  dengan Sulistianto sebagai Cabup dan Cawabup dari PDIP tersebut.

Untuk selanjutnya juga, saya akan berkoordinasi untuk melakukan penggalangan terhadap konsolidasi total kepada seluruh rekan-rekan Ketua PAC PDIP se Kabupaten Langkat dan segenap Keluarga Besar PDIP di Langkat beserta sesepuh PDIP, untuk secara tegas menyatukan langkah dan persepsi melalui kesepakatan bersama melakukan penolakan terhadap pasangan Ngogesa dan Sulistianto, dan segera menentukan sikap terhadap pembangunan mentalitas kader PDIP dengan memperjuangkan serta memenangkan kader PDIP yang masih berkesempatan mengikuti pertarungan di Pilbup Langkat, tambah Sukirno Dhona.

Kenyataan penghianatan yang dilakukan oleh Ngogesa terhadap kami para kader PDIP Langkat untuk MOU yang telah disepakati Ngogesa bersama kami, membuat mata hati kami terbuka. Karena sesungguhnya kader PDIP lah yang patut dan layak diperjuangkan untuk menjadi pemimpin tertinggi di Bumi Betuah Langkat Berseri. Sebab jikapun diperjuangkan orang diluar kader PDIP, takkan mungkin orang diluar kader PDIP tersebut yang akan membela PDIP pada Pemilu Legislatif dan Pilpres mendatang, dan tentunya orang diluar kader PDIP tidak terlintas akan membesarkan PDIP pada arena pemilihan secara nasional nantinya, dan mereka seperti Ngogesa yang juga adalah satu satu ketua Partai di Langkat, dipastikan akan mementingkan kemenangan dan kesukssan partainya di arena Pileg dan Pilpres. ujar Sukirno Dhona mengakhiri.

(Pilliang-Lukman/Nusantaranews)

Add comment


Security code
Refresh